Aktifitas Pelayanan, Kegiatan DG, Tingkat District

Rotary D3420 Bangun Generasi Tangguh Lewat Mental Health Awareness, Libatkan Pelajar Jadi Peer Supporter

Sebanyak 60 siswa dari SMAN 1 Kudus dan SMKN 2 Kudus beserta guru dan tim Rotary District 3420, Kudus 13 April 2026. (FOTO: Public Image).
Sebanyak 60 siswa dari SMAN 1 Kudus dan SMKN 2 Kudus beserta guru dan tim Rotary District 3420, Kudus 13 April 2026. (FOTO: Public Image).

Sebanyak 60 siswa dari SMAN 1 Kudus dan SMKN 2 Kudus beserta guru, pemateri dan tim Rotary District 3420, Kudus 13 April 2026. (FOTO: Public Image).

INSIGHTS, KUDUS — Komitmen dalam memperkuat kesadaran kesehatan mental terus ditunjukkan oleh Rotary International District 3420 melalui penyelenggaraan rangkaian program Mental Health Awareness di Kabupaten Kudus pada April 2026.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Global Grant #2574973 dari The Rotary Foundation yang berfokus pada penguatan kesehatan mental dalam area Disease Prevention and Treatment. Inisiatif ini digagas oleh Dyah Anggraeni selaku District Governor D3420 sekaligus Primary Contact Global Grant Mental Health, serta mendapat dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah Nur Afifuddin di SMAN 1 Kudus, yang menjadi lokasi utama pelaksanaan program.

Dalam keterangannya, Nur Afifuddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat menyambut baik program ini karena kesehatan mental menjadi aspek penting dalam perkembangan siswa. Harapannya, melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami diri sendiri tetapi juga mampu menjadi pendukung bagi teman-temannya,” ujarnya.

Rangkaian Kegiatan Komprehensif

Program ini dilaksanakan dalam lima sesi yang menyasar berbagai kelompok. Sesi pertama pada 13 April 2026 menghadirkan 60 siswa dari SMAN 1 Kudus dan SMKN 2 Kudus dalam kegiatan “Teman Bicara”. Peserta dibekali kemampuan memahami lingkungan sosial, mengenali permasalahan remaja, serta keterampilan regulasi emosi dan mendengarkan secara empatik.

Selain mendapatkan materi, para peserta juga diajak untuk berperan aktif melalui pembuatan kampanye kesehatan mental dalam bentuk video dan poster sebagai sarana edukasi kreatif bagi sesama pelajar.

Sesi kedua pada 14 April 2026 melibatkan 60 guru dengan menghadirkan narasumber Hastaning Sakti, serta dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Sulistyani. Para guru dibekali kemampuan untuk menjadi pendamping yang peka dan suportif bagi siswa.

Sesi ketiga dan keempat yang berlangsung pada 15–16 April 2026 melibatkan 100 siswa dengan fokus pada edukasi kesehatan mental, pencegahan perundungan, serta kekerasan seksual, sekaligus mendorong siswa mengenali potensi diri dan menghadapi tantangan era digital secara bijak.

Sesi kelima pada 17 April 2026 ditujukan bagi orang tua melalui program Parenting Mental Health Awareness dengan menghadirkan psikiater Agung Kadarman Stefanus untuk memberikan edukasi dan layanan konsultasi.

Kegiatan ini juga tercatat sebagai kegiatan keempat kalinya dari rangkaian keseluruhan program Global Grant #2574973, yang secara bertahap dilaksanakan di berbagai wilayah untuk memperluas dampak edukasi kesehatan mental di kalangan remaja.

Dorong Peran Remaja sebagai Agen Perubahan

Sementara itu, Retno Wijayanti selaku Secondary Contact Global Grant Mental Health dari Rotary International District 3420 menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan.

“Kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan mental. Para siswa ini diharapkan menjadi agen perubahan melalui peran mereka sebagai peer supporter. Dengan pendekatan teman sebaya, komunikasi akan terasa lebih nyaman dan terbuka,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pendekatan berbasis remaja menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mental di lingkungan sekolah.

Komitmen Berkelanjutan

Melalui pendekatan holistik yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat, Rotary International District 3420 menegaskan komitmennya dalam mendukung kesehatan mental sebagai bagian penting dari kesejahteraan individu.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa upaya promotif dan preventif dalam kesehatan mental dapat memberikan dampak jangka panjang, sekaligus membangun generasi muda yang lebih kuat, peduli, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *