Bersama RC Of Semarang Kunthi, Mewujudkan Akses Kesehatan Mata untuk Generasi Masa Depan


DG Dyah bersama RI Director Jennifer A. Scott dan sejumlah leaders Rotary sesaat sebelum prosesi potong pita sebagai simbolis penyerahan mobil mata diagnostik, Semarang 11 Mei 2026. (FOTO: Public Image).
INSIGHTS, SEMARANG – Saya masih merasakan hangatnya semangat kolaborasi dari rangkaian Rotary Joint District Conference 2026 di Magelang. Namun bagi saya, makna Rotary tidak berhenti pada forum, diskusi, atau pertemuan. Nilai sesungguhnya dari Rotary adalah bagaimana ide dan kolaborasi itu benar-benar diwujudkan menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu momen yang sangat berkesan bagi saya adalah ketika kami, melalui Rotary Club of Semarang Kunthi, menyerahkan hibah mobil diagnostik mata kepada RSU William Booth Semarang.
Program ini merupakan bagian dari Global Grant #2685626 yang melibatkan kolaborasi lintas negara, Indonesia, Australia, Singapura, dan Malaysia. Bagi saya, ini bukan sekadar program bantuan, tetapi wujud nyata dari semangat Rotary: Service Above Self.
Sebagai District Governor 3420, saya melihat langsung bagaimana kebutuhan akan layanan kesehatan mata, khususnya pada anak-anak, masih menjadi tantangan. Banyak anak usia sekolah yang mengalami gangguan penglihatan, namun tidak terdeteksi sejak dini. Dampaknya tidak kecil, mulai dari kesulitan belajar hingga menurunnya rasa percaya diri.
Karena itulah, mobil diagnostik mata ini kami hadirkan bukan hanya sebagai fasilitas, tetapi sebagai solusi.
Mobil ini akan bergerak langsung ke sekolah-sekolah. Namun yang lebih penting, kami tidak berhenti pada pemeriksaan saja. Kami juga melibatkan para guru melalui pelatihan skrining sederhana. Harapannya, sebelum mobil ini datang, sekolah sudah memiliki data awal siswa yang membutuhkan perhatian khusus.
Pendekatan ini penting, karena keberlanjutan program tidak hanya bergantung pada alat, tetapi pada manusia di dalam sistem tersebut.
Saya percaya, guru adalah garda terdepan dalam mendeteksi perubahan pada anak-anak. Dengan membekali mereka pengetahuan dasar kesehatan mata, kita sedang membangun sistem deteksi dini yang jauh lebih kuat dan berkelanjutan.
Di sisi lain, program ini juga menyediakan 500 kacamata gratis bagi mereka yang membutuhkan. Ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi seorang anak, kacamata bisa menjadi jendela baru untuk melihat dunia dan masa depan mereka.
Saya juga sangat mengapresiasi sinergi yang terbangun dalam program ini. Mulai dari Rotary lintas distrik dan negara, tenaga medis, hingga dukungan pemerintah daerah. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi kekuatan utama Rotary.
Harapan saya sederhana, namun sangat penting: tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dalam pendidikan hanya karena mereka tidak bisa melihat dengan jelas.
Rotary District 3420 akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya berdampak hari ini, tetapi juga berkelanjutan untuk masa depan.
Karena bagi kami, melayani bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang memastikan perubahan itu benar-benar terjadi.











