Bersama Wagub Sulawesi Tengah, RC Of Palu, dan RC Of Kyoto, DG Dyah Berkomitmen Cegah Schistosomiasis

INSIGHTS, POSO – Hari itu kami duduk bersama, lintas negara dan profesi, dengan satu tujuan, menghadirkan solusi bagi sebuah penyakit yang sudah terlalu lama merugikan masyarakat pedesaan.
Saya bersama rekan-rekan dari Rotary Club Palu dan Rotary Club Kyoto, Jepang, diterima dengan hangat oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido Sp.PK.
Kami membahas penyakit Schistosomiasis, yang masih menjadi masalah kesehatan di wilayah Napu, Kabupaten Poso.
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi parasit yang ditularkan melalui air yang terkontaminasi larva cacing dari keong. Masyarakat di wilayah ini sering terpapar karena kontak langsung dengan air sungai dalam aktivitas sehari-hari.

Suasana pertemuan DG Dyah Anggraeni dengan Wagub Sulteng dan seluruh pihak yang terlibat dalam pencegahan Schistosomiasis, Palu 17/7/2025. (FOTO: Public Image).
Namun, kami optimis. Jepang telah berhasil menghapuskan Schistosomiasis dari negaranya dan kami percaya, hal serupa bisa terjadi di Napu, bila kita bersungguh-sungguh.
Dan, salah satu langkah yang dirancang adalah membangun sistem drainase dan pengelolaan air yang baik, agar warga tidak lagi bersentuhan dengan air tercemar.
Malam harinya, kami mengadakan fellowship hangat bersama para Rotarian Jepang, sembari menyaksikan dokumentasi program dan kegiatan yang telah dilakukan di District 3420.
Sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi mereka, saya menyerahkan plakat dan vandel Rotary kepada Rotary Club Kyoto.
Hari itu ditutup dengan penuh rasa syukur, bahwa kolaborasi lintas batas bukan hanya mungkin, tapi juga sangat berdampak.
Dan dari Napu, kita bisa memberi contoh pada dunia, bahwa perubahan besar bisa dimulai dari desa kecil.











