Membaca Arah Hidup di Tahun Kuda Api, Seminar Imlek Rotary Club Semarang Kunthi Hadirkan Astrolog Putri Wong Kam Fu


Seminar Imlek Rotary Club Semarang Kunthi bersama astrolog Putri Wong Kam Fu di Vina House Semarang mengajak peserta memahami dinamika Tahun Kuda Api melalui refleksi kehidupan, konsultasi pribadi, dan kebijaksanaan astrologi. Minggu 24 Februari 2026. (FOTO: Public Image).
INSIGHTS, SEMARANG – Nuansa Tahun Baru Imlek masih terasa hangat melalui kegiatan seminar bertajuk refleksi kehidupan di Tahun Shio Kuda Api yang digelar Rotary Club Semarang Kunthi bersama Vina House pada 24 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan astrolog senior Wong Kam Fu yang dikenal luas melalui pendekatan astrologi dan filosofi kehidupan Timur.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh refleksi tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai latar belakang. Mereka hadir tidak hanya untuk memahami ramalan tahun baru, tetapi juga mencari pemaknaan lebih dalam tentang perjalanan hidup, keseimbangan diri, serta langkah bijak menghadapi masa depan.
Dalam pemaparannya, Wong Kam Fu menjelaskan bahwa Tahun Kuda Api membawa energi dinamis yang penuh perubahan dan ketidakpastian. Menurutnya, tahun ini menuntut setiap individu untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan serta mampu mengendalikan emosi dan ambisi.

Seminar Imlek Rotary Club Semarang Kunthi bersama astrolog Putri Wong Kam Fu di Vina House Semarang mengajak peserta memahami dinamika Tahun Kuda Api melalui refleksi kehidupan, konsultasi pribadi, dan kebijaksanaan astrologi. Minggu 24 Februari 2026. (FOTO: Public Image).
“Dalam roda kehidupan, setiap orang memiliki titik dan siklusnya masing-masing. Tahun Kuda Api mengajarkan kita untuk menahan diri, membaca situasi dengan bijak, dan tidak terburu-buru,” ujar Wong Kam Fu di hadapan peserta seminar.
Ia juga menekankan bahwa kondisi kehidupan tidak dapat dipukul rata melalui ramalan umum. Setiap individu memiliki perjalanan berbeda yang dipengaruhi waktu lahir, pengalaman hidup, serta pilihan pribadi. Karena itu, sesi konsultasi pribadi menjadi bagian yang paling diminati peserta.
Satu per satu peserta mendapatkan kesempatan berdialog langsung, membahas berbagai aspek kehidupan mulai dari karier, rezeki, hubungan keluarga hingga arah masa depan. Suasana diskusi berlangsung santai namun penuh perhatian, menciptakan ruang refleksi yang mendalam.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi komunitas dalam semangat kebersamaan Imlek. Perwakilan Rotary Club Semarang Kunthi menyampaikan bahwa seminar tersebut merupakan bentuk kegiatan edukatif sekaligus penguatan relasi sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Rotary ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga memperkaya wawasan spiritual dan personal masyarakat.
Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi hingga akhir acara. Banyak di antaranya mengaku mendapatkan perspektif baru dalam memahami perjalanan hidup serta pentingnya menjaga keseimbangan antara usaha manusia dan penerimaan terhadap proses kehidupan.
Seminar Imlek ini menjadi pengingat bahwa pergantian tahun bukan sekadar tradisi, melainkan momentum refleksi untuk melangkah lebih sadar, lebih bijak, dan lebih selaras dengan perjalanan hidup masing-masing.


