Hangat dan Inklusif, DG Dyah Anggraeni Bersama Jajaran Rotary D3420 Meriahkan Hari Disabilitas Internasional 2025


Tampak hadir Dyah Anggraeni selaku District Governor RID 3420, bersama Past District Governor Febri Dipokusumo dan Ita Dewi selaku District Secretary, di peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025, Jakarta 3 Desember 2025. (FOTO: Public Image).
INSIGHTS, JAKARTA – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di FX Senayan Mall Jakarta pada Rabu 3 November 2025, berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Di tengah keramaian, tampak hadir Dyah Anggraeni selaku District Governor Rotary District 3420, bersama Past District Governor Febri Dipokusumo dan Ita Dewi selaku District Secretary. Kehadiran mereka menarik perhatian para penyandang disabilitas, yang langsung disapa hangat oleh ketiganya, menciptakan suasana inklusif dan penuh empati.
Acara resmi ini digelar oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) sebagai rangkaian peringatan HDI 2025, yang tahun ini mengusung semangat memperkuat inklusi bagi para penyandang disabilitas. Santunan, pameran karya, hingga bazar hasil kerajinan menjadi bagian dari acara untuk memperlihatkan potensi dan produktivitas para penyandang disabilitas.

Dalam bazar tersebut, para tamu termasuk Dyah Anggraeni, Febri Dipokusumo, dan Ita Dewi tampak menikmati karya-karya UMKM dari penyandang disabilitas dari batik, kerajinan tangan, hingga lukisan dan kerajinan kreatif lainnya. Produk-produk ini menurut pengunjung tidak kalah menarik dan berkualitas dibanding produk pada umumnya, menunjukkan bahwa apabila diberi kesempatan dan dukungan, penyandang disabilitas mampu menghasilkan karya yang patut diapresiasi.
Pada kesempatan itu juga, penyelenggara seperti Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial. Mereka menyediakan pelatihan, pembinaan, permodalan, hingga pemasaran bagi para penyandang disabilitas untuk mendukung kemandirian mereka dalam berkarya dan berusaha. Hal ini selaras dengan tema HDI 2025, yaitu membina masyarakat inklusif yang menjamin hak dan martabat para penyandang disabilitas di semua aspek kehidupan.
Suasana peringatan terasa semarak tawa, sapaan ramah, dan antusiasme para difabel yang memamerkan kreatifitas mereka memperlihatkan bahwa Hari Disabilitas Internasional lebih dari sekadar seremonial. Acara ini juga menjadi ajang nyata untuk menunjukkan bahwa inklusi dan kesempatan setara bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan riil bagi penyandang disabilitas.
Dengan kehadiran tokoh seperti Dyah Anggraeni, Febri Dipokusumo, dan Ita Dewi, peringatan HDI 2025 ini mendapat warna baru sekaligus menegaskan bahwa kepedulian sosial dan penghormatan hak difabel harus diiringi aksi nyata dan kolaborasi dari berbagai pihak.











