Aktifitas Pelayanan, Kegiatan DG, Tingkat District

DG Dyah Anggraeni Angkat Isu Girl Empowerment dan Kesehatan Mental di RRI Pro 1 FM Surabaya

dyah anggraeni
Dyah Anggraeni

DG Dyah Anggraeni usai mengisi program RRI Pro 1 FM, Surabaya 11 Agustus 2025. (FOTO: Public Image).

INSIGHTS, SURABAYA – District Governor Rotary D3420 Dyah Anggraeni menjadi narasumber dalam program siaran langsung ‘Surabaya Dialog Siang Ini’ di RRI Pro 1 Surabaya 99.2 FM bertema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, Senin 11 Agustus 2025.
Acara ini dipandu oleh host Arif Pribadi yang berlangsung pukul 10.00–11.00 WIB. Kegiatan ini juga bertepatan dengan rangkaian DG Visit beliau di Surabaya Area yang telah berjalan selama satu minggu terakhir.

Dalam siaran tersebut, DG Dyah menyoroti pentingnya Girl Empowerment sebagai salah satu elemen dari tujuh area fokus Rotary. Ia menegaskan bahwa perempuan, khususnya siswa sekolah dan mahasiswa, perlu diberdayakan tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga dalam menjaga kesehatan mental.

“Banyak tekanan yang dihadapi remaja putri akibat tuntutan lingkungan maupun pendidikan. Penting untuk memiliki teman bicara yang bisa dipercaya, teman sebaya yang siap menjadi support system ketika menghadapi tekanan. Ini lebih baik daripada curhat pada orang yang salah,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi peran guru BK di sekolah yang dinilai cukup baik dalam menerima keluhan siswa.

DG Dyah turut mendorong sosialisasi kesehatan mental mencakup pencegahan kekerasan psikologis dan fisik. Edukasi tentang kekerasan seksual dan fisik, menurutnya, harus mengajarkan keberanian untuk speak up sebagai langkah perlindungan diri, dengan pendampingan ahli untuk mencari solusi terbaik.

Turut hadir Ahmad Sya’roni, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Sekolah Menengah Dinas Pendidikan Kota Surabaya, yang menyebut Surabaya kini telah menjadi Kota Layak Anak berkat sekolah-sekolah ramah anak. Ia berencana mengadakan kongres OSIS terkait kesehatan mental, memanfaatkan keberadaan Organisasi Pelajar Surabaya sebagai wadah positif remaja.

“Kami ingin anak-anak korban bullying mendapat dukungan penuh agar kembali percaya diri dan beraktivitas seperti sedia kala. Untuk itu, dibutuhkan sinergi banyak pihak, termasuk Rotary,” tegasnya.

Acara ini memperkuat komitmen lintas sektor dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan mendukung masa depan generasi muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *