Aktifitas Pelayanan, Bali, NTB, NTT, Kegiatan DG, Tingkat Club, Tingkat District

Rotary D3420 Jalankan Program Coastal & River Clean Up, Perangi Sampah Sungai dan Laut dari Desa Pemogan Bali

Peluncuran program CRC ditandai dengan penyerahan moci (truk angkut sampah) kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Simbar Segara serta TPS3R Kubu Lestari di Desa Pemogan, Denpasar, Sabtu 25 April 2026. (FOTO: Pubblic Image).
Peluncuran program CRC ditandai dengan penyerahan moci (truk angkut sampah) kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Simbar Segara serta TPS3R Kubu Lestari di Desa Pemogan, Denpasar, Sabtu 25 April 2026. (FOTO: Pubblic Image).

Peluncuran program CRC ditandai dengan penyerahan moci (truk angkut sampah) kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Simbar Segara serta TPS3R Kubu Lestari di Desa Pemogan, Denpasar, Sabtu 25 April 2026. (FOTO: Pubblic Image).

INSIGHTS, DENPASAR – Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digencarkan oleh Rotary D3420 melalui program Coastal & River Clean Up (CRC) yang mulai berjalan sejak Juni 2025. Program yang didanai melalui skema Global Grant ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mengatasi persoalan sampah, khususnya di wilayah pesisir dan aliran sungai.

CRC tidak berjalan sendiri. Program ini bersinergi dengan proyek Bali Waste Management Training Centre (BWMTC) yang lebih dulu berfokus pada edukasi dan penguatan kapasitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Peluncuran program CRC ditandai dengan penyerahan moci (truk angkut sampah) kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Simbar Segara serta TPS3R Kubu Lestari di Desa Pemogan, Denpasar, Sabtu 25 April 2026. Penyerahan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di tingkat lokal, khususnya di kawasan pesisir.

Tak berhenti pada penyediaan fasilitas, Rotary juga menggelar pelatihan Health & Safety bagi para pengelola sampah. Kegiatan ini bekerja sama dengan RS Kasih Ibu Denpasar guna memastikan para petugas memiliki pemahaman yang baik terkait keselamatan kerja dalam proses pengelolaan limbah.

Program CRC kemudian berlanjut dengan pemasangan trash trap di Sungai Wanbiga, Desa Pemogan. Alat ini berfungsi untuk menangkap sampah yang mengalir di sungai sebelum mencapai laut. Dalam pelaksanaannya, Rotary menggandeng Tim Katak Loncat, komunitas pegiat kebersihan lingkungan, yang secara rutin melakukan pembersihan di area sungai tersebut.

Menariknya, trash trap yang digunakan merupakan hasil kolaborasi dengan Pesona Plastik, salah satu mitra Rotary yang dikenal mengembangkan produk berbasis upcycle dari limbah plastik. Bahkan, sebagian material yang digunakan dalam pembuatan alat tersebut berasal dari bahan daur ulang, sehingga semakin memperkuat konsep ekonomi sirkular dalam program ini.

Monitoring program dilakukan secara berkala di beberapa titik, antara lain Sungai Wanbiga, kawasan mangrove KUB Simbar Segara, serta TPS3R Kubu Lestari. Kegiatan ini melibatkan tim Rotary bersama para mitra kerja guna memastikan keberlanjutan program serta efektivitas pengelolaan sampah di lapangan.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, Rotary berharap CRC dapat menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen Rotary dalam menghadirkan solusi berkelanjutan terhadap isu lingkungan, dengan mengedepankan sinergi antara teknologi, edukasi, dan keterlibatan komunitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *