Sinau Bareng Anak Spesial di Kota Batu, Rotary Club of Batu Hadirkan Pelatihan Batik Ecoprint untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa


Rotary Club Batu menggelar pelatihan batik ecoprint bagi siswa berkebutuhan khusus SMP Diponegoro Batu selama dua hari sebagai upaya pemberdayaan keterampilan dan kepercayaan diri anak. Batu 12 Februari 2026. (FOTO: Public Image).
INSIGHTS, BATU – Upaya pemberdayaan anak-anak dengan kebutuhan khusus terus dilakukan melalui pendekatan kreatif dan inklusif. Rotary Club of Batu menggelar kegiatan Sinau Bareng Bersama Anak Spesial yang menghadirkan pelatihan batik ecoprint bagi siswa SMP Diponegoro Batu pada 11–12 Februari 2026.
Kegiatan berlangsung di Galeri Kembang Tanjung Gallery yang dikenal memiliki suasana asri dan nyaman sebagai ruang belajar kreatif. Pelatihan dipandu langsung oleh Sofie selaku pemilik galeri, yang membimbing peserta mengenal teknik pembuatan batik ramah lingkungan menggunakan bahan alami.
Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman, pelatihan, serta keterampilan praktis bagi anak-anak dengan berbagai tantangan perkembangan, sekaligus membantu mereka membangun rasa percaya diri melalui proses berkarya.
Pada hari pertama, peserta dikenalkan pada teknik dasar basic ecoprint. Dalam metode ini, kain tetap mempertahankan warna dasar putih, sementara motif terbentuk dari daun dan bahan alami yang menghasilkan warna secara alami melalui proses pembatikan. Bagi sebagian besar peserta, pengalaman tersebut menjadi hal baru yang menarik karena mereka dapat melihat langsung perubahan kain hingga menjadi karya siap pakai.
Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Suasana belajar berlangsung santai namun penuh semangat, dengan para peserta aktif mencoba, bertanya, dan bereksperimen menggunakan berbagai bahan alami.
Memasuki hari kedua, pelatihan berlanjut dengan teknik pewarnaan ecoprint lanjutan yang menghasilkan motif lebih hidup dan berwarna. Perubahan sikap peserta mulai terlihat jelas. Mereka menjadi lebih berani berbicara, lebih cepat menyelesaikan tugas, serta semakin nyaman berinteraksi dengan pendamping maupun teman-temannya.
Dukungan penuh terhadap kegiatan ini diberikan oleh District Governor Rotary District 3420 tahun 2025–2026, Dyah Anggraeni, yang turut membantu pendanaan program. Kegiatan juga mendapat dukungan serta kehadiran Ketua PKK Kota Batu, Siti Faujiyah, pada hari pertama pelatihan.
Selain itu, pihak sekolah melalui Kepala SMP Diponegoro Batu juga memberikan dukungan penuh agar siswa dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan maksimal.
Bagi Rotary Club of Batu, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tetapi juga ruang tumbuh bagi anak-anak untuk menemukan potensi diri mereka. Melalui seni ecoprint, peserta belajar kesabaran, kreativitas, serta keberanian mengekspresikan diri.
Di akhir kegiatan, kebahagiaan terpancar saat para siswa membawa pulang hasil karya mereka sendiri. Pengalaman selama dua hari tersebut diharapkan menjadi bekal berharga yang membuka peluang baru bagi masa depan mereka.
Melalui semangat We Unite for Good, Rotary Club of Batu berharap program serupa dapat terus menghadirkan ruang inklusif yang memberi kesempatan setara bagi setiap anak untuk belajar, berkembang, dan merasa dihargai.