Aktifitas Pelayanan, Bali, NTB, NTT, Tingkat Area

Semangat dari Pulau Dewata: Bali Bergerak Bersama Indonesia Akhiri Polio

EPC BALI
EPC Bali Area

Bentangan bendera berukuran raksasa 20m x 10mEnd Polio Now Rotary Bali Area dalam peringatan World Polio Day 2025. Bali, 26/10/2025. (FOTO: Public Image).

INSIGHTS, DENPASAR  — Langit cerah pagi itu Minggu 26 Oktober 2025 menyambut ribuan peserta di berbagai titik kegiatan End Polio Campaign 2025 di Bali. Dari Denpasar hingga kabupaten lain, masyarakat tumpah ruah mengikuti penyuluhan, senam sehat, dan edukasi tentang pentingnya imunisasi polio. Namun ada momen istimewa yang membuat suasana di Bali terasa lebih dekat dengan seluruh Indonesia ketika layar besar menampilkan siaran langsung dari kawasan AWANNCOSTA Semarang, pusat perayaan nasional End Polio Campaign 2025.

Suara lantang District Governor Rotary 3420 Dyah Anggraeni menggema dari panggung utama Semarang, memanggil satu per satu wilayah yang terhubung melalui Zoom recall, termasuk Bali. Dalam momen itu, para peserta di Bali berdiri serentak, melambaikan tangan, dan ikut menyuarakan Ikrar End Polio bersama ribuan peserta lain dari 15 kota di Indonesia. Suasana haru dan bangga menyatu, seolah jarak ribuan kilometer lenyap oleh semangat yang sama, Together, We End Polio.

Di Bali sendiri, kegiatan diawali dengan Talk Show Edukasi Polio di RRI Programa 1 Denpasar, di mana para narasumber dari Rotary dan Dinas Kesehatan menekankan pentingnya imunisasi sebagai perlindungan bagi generasi muda. Edukasi publik ini kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lapangan yang menggandeng tenaga kesehatan dan kader Posyandu, serta melibatkan komunitas lokal, pelajar, dan keluarga muda.

Kemeriahan makin terasa ketika aksi kampanye publik digelar di pusat kota, bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda. Anak-anak, remaja, dan berbagai elemen masyarakat bergabung dalam kegiatan bertema kebersamaan dan kepedulian. Dukungan dari Lab CITO yang mengadakan tes kesehatan gratis serta CHEERS Mineral Water yang menyediakan minuman untuk peserta menambah suasana hangat penuh solidaritas.

Rekor yang dicatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk “Penyuluhan Polio Serentak dengan Peserta Terbanyak” — menjadi penegas bahwa semangat ini bukan milik satu kota, tetapi gerakan nasional yang berakar di tiap daerah, termasuk Bali.

District Governor Dyah Anggraeni menyampaikan rasa bangga atas peran aktif seluruh klub di Bali yang menyukseskan kegiatan ini. “Koneksi virtual dari AWANNCOSTA ke Bali bukan sekadar teknologi, tapi wujud nyata semangat Rotary yang menyatukan. Kita bergerak di tempat berbeda, tapi dengan tujuan yang sama memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dari vaksinasi polio,” ujarnya.

Kampanye di Bali memperlihatkan bagaimana gerakan kemanusiaan dapat hidup berdampingan dengan kearifan lokal dan semangat gotong royong. Dari Semarang hingga Denpasar, gema seruan End Polio Now menggambarkan bahwa upaya melindungi generasi bangsa hanya bisa dicapai melalui kolaborasi dan kepedulian bersama.

Together, We End Polio, dari Bali untuk Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *