RAC Bali Buleleng Sakti Gelar Taiwan–Bali Friendship Exchange, Kolaborasi Lintas Negara Hadirkan Aksi Kesehatan hingga Pertukaran Budaya


RAC Bali Buleleng Sakti menggelar Taiwan–Bali Friendship Exchange melalui bakti kesehatan, pertukaran budaya, dan fellowship lintas negara di Bangli dan Bali. (FOTO: Public Image).
INSIGHTS, BALI – Semangat persahabatan lintas negara terasa hangat dalam kegiatan Taiwan–Bali Friendship Exchange yang diselenggarakan oleh Rotaract Club (RAC) Bali Buleleng Sakti pada 10–11 Februari 2026. Program ini tidak sekadar menjadi ajang kunjungan internasional, tetapi juga menghadirkan aksi sosial nyata sekaligus pertukaran budaya antara Taiwan dan Indonesia.
Kegiatan diawali dengan proyek pelayanan kesehatan masyarakat di Banjar Temen, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Dalam aksi kemanusiaan tersebut, para relawan memberikan berbagai layanan kesehatan gratis bagi warga setempat, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, tes gula darah, hingga pembagian obat-obatan tanpa biaya.
Program ini terlaksana melalui kolaborasi berbagai pihak, di antaranya District Governor Elect (DGE) Wayan Tur, Rotary Club of Bali Jimbaran, tenaga kesehatan lokal, mahasiswa ITEKES Bali, serta Rotaract District 3420 Area Bali. Sekitar 40 warga mengikuti layanan kesehatan dengan penuh antusias, menciptakan suasana hangat yang dipenuhi senyum dan interaksi penuh kepedulian.
Tak hanya fokus pada pengabdian masyarakat, kegiatan Friendship Exchange juga menjadi ruang memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada delegasi internasional. Setelah kegiatan sosial, peserta bersama-sama menikmati kuliner lokal dan mengunjungi Desa Wisata Penglipuran, salah satu destinasi budaya yang dikenal dengan suasana asri dan kearifan tradisinya.
Kebersamaan berlanjut pada malam hari melalui Fellowship Night di Jempana Bali Camp. Suasana santai dengan acara barbeque dan api unggun menghadirkan momen berbagi cerita, tawa, serta diskusi hangat di bawah langit malam Bali. Momentum ini memperkuat hubungan persahabatan yang terjalin tidak hanya sebagai relasi organisasi, tetapi juga sebagai keluarga global Rotary.
Memasuki hari kedua, peserta kembali disatukan melalui aktivitas budaya yang unik. Mereka menari bersama mengikuti lagu Indonesia “Gemu Famire” dan berlatih Tai Chi khas Taiwan. Perpaduan dua budaya tersebut menjadi simbol harmoni lintas bangsa dalam satu irama kebersamaan.
Sebelum kegiatan berakhir, delegasi Taiwan juga menyerahkan bantuan berupa tas dan cokelat kepada Rotaract Bali Area untuk dibagikan kepada anak-anak dalam proyek sosial berikutnya, sebagai bentuk keberlanjutan dampak dari kegiatan ini.
Melalui Taiwan–Bali Friendship Exchange, RAC Bali Buleleng Sakti menunjukkan bahwa persahabatan internasional bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan kolaborasi nyata untuk menciptakan manfaat bersama. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa semangat pelayanan, persahabatan, dan kemanusiaan mampu menyatukan berbagai budaya dalam satu tujuan: memberi dampak positif bagi masyarakat.