Aktifitas Pelayanan, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Batu, Tingkat Club

Edukasi Stop Cyberbullying di Surabaya, Rotaract Darmo Raya Ajak Siswa Jadi “Pahlawan Kebaikan” di Dunia Digital

Rotaract Club of Surabaya Darmo Raya bersama RS National Hospital dan Sekolah Gracia Fe Xiang Surabaya menggelar edukasi stop cyberbullying bagi 80 siswa SD dan SMP untuk membangun budaya digital yang sehat dan positif.
Rotaract Club of Surabaya Darmo Raya bersama RS National Hospital dan Sekolah Gracia Fe Xiang Surabaya menggelar edukasi stop cyberbullying bagi 80 siswa SD dan SMP untuk membangun budaya digital yang sehat dan positif.

Rotaract Club of Surabaya Darmo Raya bersama RS National Hospital dan Sekolah Gracia Fe Xiang Surabaya menggelar edukasi stop cyberbullying bagi 80 siswa SD dan SMP untuk membangun budaya digital yang sehat dan positif. Surabaya 13 Februari 2026. (FOTO: Public Image).

INSIGHTS, SURABAYA – Upaya membangun lingkungan digital yang aman bagi generasi muda terus digaungkan melalui kegiatan edukasi bertema Stop Cyberbullying yang diselenggarakan Rotaract Club of Surabaya Darmo Raya bekerja sama dengan National Hospital serta Sekolah Gracia Fe Xiang Surabaya, Jumat 13 Februari 2026.

Kegiatan edukatif ini diikuti sekitar 80 siswa tingkat SD dan SMP yang tampak antusias sejak awal hingga akhir acara. Program tersebut bertujuan menanamkan kesadaran bahwa perundungan, baik secara langsung maupun melalui media digital, bukanlah candaan ataupun permainan, melainkan tindakan yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental korban.

Dalam sesi utama, psikolog sekaligus narasumber, Ana Wiriana, S.Psi., M.Pd., memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bentuk-bentuk cyberbullying, dampak emosional yang ditimbulkan, serta cara bersikap bijak saat menggunakan media sosial.

Materi disampaikan secara interaktif sehingga para peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif bertanya dan menjawab berbagai pertanyaan tanpa rasa malu. Diskusi berlangsung hidup, menunjukkan tingginya rasa ingin tahu siswa terhadap isu perundungan di era digital.

“Perundungan bukan candaan. Setiap kata yang kita tulis di dunia maya bisa berdampak nyata pada perasaan orang lain,” menjadi pesan utama yang ditekankan selama kegiatan berlangsung.

Suasana semakin meriah saat memasuki sesi permainan bertajuk Pahlawan Kebaikan. Dalam kegiatan ini, siswa diajak memahami nilai empati dan keberanian untuk membela kebaikan melalui simulasi dan permainan kelompok. Para peserta bahkan berebut kesempatan untuk berperan sebagai “pahlawan”, menciptakan atmosfer belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk tenaga pendidik dan relawan yang turut mendampingi jalannya acara. Kehadiran Miss Cynthia sebagai fasilitator turut membantu membangun komunikasi yang hangat antara narasumber dan peserta.

Selain itu, dukungan sponsor seperti Cheers, 2 Kelinci, dan Faber-Castell turut menyukseskan kegiatan edukasi tersebut sehingga dapat berlangsung dengan lancar dan interaktif.

Melalui kolaborasi lintas sektor antara komunitas pemuda, institusi kesehatan, dan dunia pendidikan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa setiap anak memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan positif.

Rotaract Club of Surabaya Darmo Raya berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati, tanggung jawab digital, dan keberanian menjadi agen kebaikan di dunia nyata maupun maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *