Informasi Terkini, Kegiatan DG, Tingkat District

DG Installation; Dyah Anggraeni Resmi Jabat District Governor D3420 2025-2026

DG Dyah Anggraeni saat memberikan sambutan di momen DG Installation, Semarang 20/6/2025. (FOTO: Public Image)

DG Dyah Anggraeni saat memberikan sambutan di momen DG Installation, Semarang 20/6/2025. (FOTO: Public Image)

INSIGHTS, SEMARANG – Jumat malam, 20 Juni 2025, menjadi malam yang tak akan pernah saya lupakan. Alam Indah Ballroom, berubah menjadi ruang penuh warna, energi, dan harapan. Lebih dari 250 Rotarian dari berbagai penjuru berkumpul, bukan sekadar untuk menyaksikan prosesi serah terima jabatan District Governor Rotary D3420, 2025-2026, tetapi untuk bersama-sama memulai sebuah perjalanan baru, perjalanan yang penuh semangat dari pengabdian yang kini saya emban.

Dengan senyum penuh keyakinan dan hati yang bergetar haru, saya menerima amanah dari District Governor sebelumnya, Suzana Chandra. Bagi saya, momen itu bukan hanya simbol pergantian kepemimpinan. Ini adalah panggilan untuk melayani, bukan dengan otoritas, tetapi dengan ketulusan, kolaborasi, dan cinta akan sesama.

Dari hati yang paling dalam saya menyampaikan, “Sungguh sebuah penghormatan yang luar biasa. Dan saya yakin, semua yang hadir malam ini adalah orang-orang baik.” Kenapa? Karena kita semua percaya dan mengamalkan prinsip Service Above Self. Karena dalam setiap tindakan, kita menimbang dengan bijak melalui The Four-Way Test. Saya berharap, prosesi malam itu bukan sekadar meneruskan tradisi tahunan, tetapi menjadi wujud komitmen kolektif kita untuk melangkah bersama.”

Saya ingin memimpin dengan cara yang inklusif. Bukan dengan perintah satu arah, melainkan mengajak semua untuk berjalan seiring. Itulah makna tema tahun ini, Unite for Good. Tema yang diangkat oleh Presiden Rotary International Francesco Arezzo ini, saya yakini sepenuh hati, karena kebaikan yang dilakukan secara bersama-sama akan jauh lebih berdampak daripada aksi yang berjalan sendiri.

Tentang Prioritas dan Mimpi Besar

Salah satu fokus utama yang ingin saya perjuangkan di tahun ini adalah isu kesehatan mental pada remaja. Isu ini kerap luput dari perhatian, padahal dampaknya sangat besar. Kita tidak bisa mengabaikan beban emosional yang dihadapi generasi muda hari ini. Saya tidak ingin program ini hanya berhenti di spanduk dan seminar. Saya ingin kita membangun sistem: pendekatan yang holistik, dukungan dari sekolah, guru, orang tua, hingga tenaga medis.

Sebelum acara dimulai saya sempat menyampaikan kepada rekan media apabila program ini bukan sekadar sosialisasi, tapi aksi nyata. Kita akan pantau, kita evaluasi, dan kita pastikan keberlanjutan. Ini bukan proyek yang selesai dalam satu tahun saja. Bagi saya, kita tak boleh hanya menyelesaikan program; kita harus menanam perubahan.

Rotary adalah organisasi yang besar bukan karena sumber daya, melainkan karena nilai-nilai dan gotong royong yang hidup di dalamnya. Jika kita bicara tentang keberlanjutan, kita tidak bisa hanya mengandalkan donasi sesaat. Kita perlu berjejaring, membangun sistem yang menginspirasi komunitas untuk bergerak bersama.

DG Dyah Anggraeni saat memberikan sambutan di momen DG Installation, Semarang 20/6/2025. (FOTO: Public Image)

DG Dyah Anggraeni saat serah terima jabatan dengan IPDG Suzana Chandra di momen DG Installation, Semarang 20/6/2025. (FOTO: Public Image)

Dukungan yang Membuat Saya Kuat

Di tengah kemeriahan acara malam itu, ada satu momen yang sungguh menyentuh hati ini. Suami tercinta, dr. Haryadi, mendekat sambil membawa sebuket bunga. Dengan langkah perlahan dan tatapan penuh kasih, beliau menyerahkan bunga itu ke tangan saya. Tak perlu kata-kata. Dalam senyumnya, saya melihat keyakinan dan cinta yang membuat saya kuat.

Saya berdiri di panggung malam itu bukan karena diri sendiri melainkan karena ada orang-orang yang tidak pernah lelah mendukung saya dari balik layar. Tanpa dukungan keluarga, terutama suami, saya tidak akan sampai di titik ini. 

Fellowship Bersama Rotary Members

Sebelum malam itu dimulai, para tamu terlebih dahulu menikmati momen Sunset Tea di area Kayangan Alam Indah. Di sana, senja turun pelan, ditemani teh hangat, kue-kue kecil, dan tawa yang akrab. Itulah momen yang mengingatkan saya bahwa Fellowship adalah ruh Rotary, ikatan yang tidak bisa dibeli, tapi terasa begitu hangat.

Beberapa club bahkan memanfaatkan momen ini untuk kegiatan internal mereka. Rotary Club of Semarang Bimasena, misalnya, melantik anggota baru di tengah suasana senja yang syahdu. Saya menyaksikan sendiri bagaimana pelantikan itu bukan sekadar seremoni, melainkan penyambutan tulus untuk keluarga baru dalam jaringan pengabdian.

Malam itu, saya kembali diingatkan bahwa Rotary bukan hanya organisasi. Ini adalah tempat tinggal bagi orang-orang yang ingin memberi makna lebih dalam hidup mereka. Mereka datang dari berbagai kota, latar belakang, dan profesi. Tapi malam itu, kami disatukan oleh satu semangat melayani tanpa pamrih.

DG Dyah Anggraeni saat menerima buket bunga dari suami dr. Haryadi di momen DG Installation, Semarang 20/6/2025. (FOTO: Public Image)

DG Dyah Anggraeni saat menerima buket bunga dari suami dr. Haryadi di momen DG Installation, Semarang 20/6/2025. (FOTO: Public Image)

Langkah Kecil, Mimpi Besar

Sebagai seorang dokter dan pegiat sosial, saya tahu bahwa perubahan besar sering kali lahir dari langkah-langkah kecil yang konsisten. Saya mungkin hanya satu dari banyak Rotarian yang ingin memberi dampak. Tapi jika saya bisa menyatukan energi kita semua, maka hasilnya akan jauh lebih besar dari sekadar angka dan laporan.

Malam pelantikan itu ditutup dengan hangat, bukan hanya oleh tepuk tangan atau bunga yang saya terima, tetapi oleh harapan baru. Harapan bahwa di bawah kepemimpinan saya, Rotary District 3420 akan menjadi lebih dekat dengan masyarakat, lebih kolaboratif, dan lebih berani melangkah untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *