Rotary Club of Solo Area Dampingi Wakil Wali Kota Astrid Widayani Tinjau TPS 3R Mojo, Dorong Solusi Bersama Atasi Sampah


Rotary Club of Solo Area mendampingi Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani meninjau TPS 3R Mojo di Jebres serta melakukan community assessment untuk mencari solusi penanganan sampah di Solo, 3 Maret 2026. (FOTO: Public Image).
INSIGHTS, SOLO — Rotary Club of Solo Area turut membersamai kunjungan Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Kelurahan Mojo, Kecamatan Jebres. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk melihat secara langsung pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mencari solusi berkelanjutan bagi permasalahan sampah di Kota Solo.
TPS 3R Kelurahan Mojo dikenal sebagai salah satu lokasi pengolahan sampah yang memanfaatkan sampah organik, khususnya daun-daunan, untuk diolah menjadi pupuk kompos. Hasil pengolahan tersebut kemudian dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat, baik untuk kebutuhan pertanian maupun penghijauan lingkungan.
Kehadiran Rotary Club of Solo Area dalam kunjungan tersebut tidak hanya sebatas mendampingi, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan community assessment. Dalam kegiatan ini, para anggota Rotary mendengarkan secara langsung aspirasi, kebutuhan, serta berbagai usulan dari masyarakat terkait upaya penanganan sampah di lingkungan mereka.
Melalui pendekatan tersebut, Rotary berharap dapat memahami kondisi nyata yang dihadapi warga sekaligus menjaring ide-ide solusi yang bisa diterapkan secara kolaboratif.
Permasalahan sampah di Kota Solo sendiri menjadi isu yang semakin penting untuk ditangani bersama. Penumpukan sampah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan kualitas hidup masyarakat jika tidak ditangani secara serius.
Karena itu, Rotary Club of Solo Area menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari warga, komunitas, hingga organisasi sosial.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, Rotary Club of Solo Area menyatakan komitmennya untuk ikut terlibat aktif dalam upaya penanggulangan masalah sampah di Kota Solo. Salah satunya melalui kegiatan edukasi, pendampingan masyarakat, hingga mencari model pengelolaan sampah yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Rotary berharap, langkah kecil yang dimulai dari dialog dengan masyarakat dan kunjungan lapangan seperti ini dapat menjadi awal dari gerakan bersama untuk mengurangi permasalahan sampah di Kota Solo.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas seperti Rotary, diharapkan berbagai solusi inovatif dapat lahir untuk mengurai persoalan sampah sekaligus menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.