Aktifitas Pelayanan, Kegiatan DG, Tingkat Area, Tingkat District

DG Dyah Anggraeni: Rekor MURI Ini Adalah Bukti Semangat Bersama untuk Dunia Bebas Polio

DG Dyah Anggraeni
World Polio Day Rotary D3420

Bersama Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, PDG Eva Kurniaty, PDG Thomas Aquinas, PDG Lina Soeratman dan sejumlah pejabat lainnya usai melakukan vaksinasi Polio secara simbolis, Semarang 26 Oktober 2025. (FOTO: Public Image)

INSIGHTS, SEMARANG – Suasana pagi itu di kawasan AWANNCOSTA Semarang masih segar ketika ribuan peserta sudah bersiap di garis start. Tepat pukul enam, kami melepas langkah pertama Fun Run bertajuk “Together, We End Polio”, awal dari hari yang akan menjadi catatan penting bagi Rotary District 3420 dan 3410.

Lebih dari 1.500 pelari berpartisipasi, membawa semangat kebersamaan untuk menyuarakan pentingnya imunisasi polio. Bersama Sekda Jawa Tengah, Bapak Sumarno, saya berkesempatan mengibarkan bendera start, menyaksikan lautan semangat yang bergerak serempak demi satu tujuan, Indonesia bebas polio.

Tak hanya pelari, masyarakat pun ikut menari dan berzumba dalam suasana penuh energi. Sekitar 150 peserta ikut bergembira dalam sesi line dance dan zumba, sebuah cara yang menyenangkan untuk mengingatkan bahwa kesehatan dan kebersamaan selalu berjalan beriringan.

Puncak acara menjadi momen yang sangat berkesan bagi saya pribadi. Bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan PDG Eva Kurniaty, kami memimpin pembacaan Ikrar End Polio, sebuah janji moral untuk terus mendukung vaksinasi polio bagi setiap anak Indonesia. Momen itu terasa sakral, terlebih ketika kami melanjutkan dengan penetesan vaksin polio secara simbolis, sebagai bentuk nyata komitmen untuk melindungi masa depan bangsa.

Dan ketika Museum Rekor Indonesia (MURI) menyerahkan piagam penghargaan atas keberhasilan Rotary District 3420 dan 3410 mencatat rekor Penyuluhan Polio Serentak dengan Peserta Terbanyak, 5.000 orang dari 15 kota di Indonesia. Rasa haru bercampur bangga memenuhi hati kami semua. Rekor ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata dari kolaborasi, dedikasi, dan kepedulian seluruh Rotarian dan mitra yang turut bergerak bersama.

Saya percaya, perjuangan melawan polio tidak akan berhasil tanpa partisipasi masyarakat. Karena itu, kegiatan End Polio Campaign 2025 ini menjadi simbol sinergi antara Rotary, pemerintah, komunitas, dan tenaga kesehatan dalam menjaga Indonesia tetap bebas polio.

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian mulai dari relawan, panitia, peserta, hingga pemerintah daerah yang memberikan dukungan penuh. Bersama, kita terus melangkah untuk memastikan tidak ada lagi anak yang terancam oleh polio.

Hari itu di AWANNCOSTA Semarang menjadi pengingat bagi saya dan kita semua: bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan hati yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *